HNSI Babel Imbau Pengurus dan Nelayan Tak Ikut Aksi Demo di Depan Kantor PT. Timah

BABELTERKINI.COM, PANGKALPINANG – Dewan Perwakilan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPD HNSI) Babel mengimbau kepada seluruh Pengurus HNSI tingkat Cabang, Fungsioneris dan anggota yang terhimpun dalam HNSI di seluruh wilayah Babel agar tidak turut serta dalam rencana aksi demonstrasi tanggal 4 – 5 April di depan Kantor PT. Timah Tbk yang mengatasnamakan Nelayan Tradisional se-Pulau Bangka.

Imbauan ini disampaikan melalui press confrence Dewan Pengurus Cabang (DPC) kabupaten Bangka di Cave diamond, Sungailiat.

Press Confrence melaui DPC HNSI Bangka dihadiri Ketua Lukman S.Pd, Sekretaris Saidul Maulana S. T, Bendahara Vega Erora, S.T , Ketua Harian, Kuasa Hukum Budiono, SH, pengurus serta Ketua Pengurus Ranting diwakilkan Sunkim atau Akim, menyampaikan himbauan & instruksi DPD HNSI Babel yang telah melalui hasil musyawarah terkait rencana aksi tersebut

Dalam Press Confrence disampaikan 6 Point instruksi dan imbauan resmi DPD HNSI Babel yang diketuai Johan Murod terkait aksi demonstrasi dengan pertimbangan utama kondusifitas dan menghindari konflik ataupun provokasi terhadap kehidupan nelayan pesisir

Berikut 6 Point Instruksi dan Himbauan DPD HNSI Babel menyikapi rencana Aksi Demontrasi 5 – 6 April atas nama Nelayan Tradisional Bangka di depan Kantor PT. Timah Persero Tbk yang direncanakan akan melibatkan 3000 masa.

Berikut instruksi dan imbauan DPD HNSI Babel:

DPD HNSI Babek melalui musyawarah bersama DPC HNSI Bangka menginstruksikan dan mengimbau kepada seluruh alat kelengkapan organisasi di semua tingkatan dan seluruh anggota dan kader yang berhimpun untuk

1. Tidak turut serta dalam rencana aksi tersebut.

2. Tetap menjaga kondusifitas kehidupan Nelayan dan Pesisr dengan tidak
terprovokasi atas kampanye anti tambang yang justru akan memporak-
porandakan kondisi ekonomi masyarakat di kepulauan Bangka Belitung.

3. Turut serta menghimbau kepada seluruh nelayan di masing – masing
kedudukan RANTING dan RUKUN Nelayan untuk menjaga soliditas dan
harmonisasi antar sesama nelayan profesi serta masyarakat pesisir yang
berprofesi sebagai pelaku usaha kelautan lainnya.

4. Keselamatan dan kesehatan nelayan jauh lebih penting untuk dilindungi,
disaat kondisi pandemi covid 19 dengan cara menghindari rimbunan masa
yang dapat mengancam jiwa para nelayan akibat penularan virus Corona yang belum menunjukkan kearah kehidupan NORMAL.

5. Meghimbau kepada selurh DPC HNSI untuk melakukan tindakan yang sama
sebagaimana tindakan DPC HNSI BANGKA disetujui oleh DPD HNSI PROVINSI
KEPULAUAN BANGKA BELITUNG.

6. Mengapresiasi kepada seluruh rekan media yang telah turut serta
menyuarakan dan menginformasikan sikap dan pandangan DPC HNSI
BANGKA.

Berdasarkan intruksi dan Himbauan Ketua HNSI Babel, Sekretaris HNSI Bangka Saidul Maulana, ST membeberkan pandangan organisasi mengenai status kegiatan penambangan oleh BUMN di lakukan secara legal dan telah berdampingan dengan kehidupan serta profesi nelayan Bangka Belitung.

” Bahwa terkait aksi tersebut kami harapkan nelayan kita lebih bijaksana melihat kedudukan BUMN dan aktifitas penambangan yang legal dari segi UU Kelautan Perikanan, UU Minberba dan RZWP3K daerah yang telah dirampungkan, untuk itu senantiasa HNSI Bangka Berkomitmen Bersama BUMN dan Pemerintah Untuk mendorong laju pembanguan termasuk pembangunan pesisir dan nelayan Bangka Belitung ” Beber Saidil

Sementara Ketua HNSI Kabupaten Bangka menyampaikan bahwa HNSI selalu membuka diri untuk setiap Nelayan Tradisional menyampaikan permasalahan dan keperluan nelayan di pesisir.

” Kami HNSI selalu membuka diri, selalu siap memfasilitasi nelayan apabila ada kekurangan, kebutuhan atau permasalahan di pesisir, karena kita berkomitmen Melaui Program Kerja HNSI akan mensejahterakan Nelayan” Ungkap Lukman

Lebih tegas Ketua Ranting HNSI Kecamatan Riau silip Akim mewakili 5 Ranting lainnnya, sangat menyayangkan apabila ada nelayan atau anggota HNSI mengikuti aksi demontrasi Kantor BUMN PT. Timah Persero TBK, dia menekankan HNSI selalu mengutamakan musyawarah untuk menghindari potensi konflik dari suatu aksi demonstrasi

” Tolong cara berfikirnya nelayan kita bahwa demo itu bukan satu – satunya cara menyelesaikan masalah , saya katakan nelayan tolong jangan mudah di provokasi pihak – pihak tertentu melakukkan demo atas nama Nelayan, kami HNSI selalu mengutamakan musywarah agar tidak timbul konflik dan rentan dimanfaatkan,” tegas Sunkim

“Saya menghimbau khusus nelayan di wilayah Riau silip dan daerah kabupaten Bangka untuk tidak mengikuti demonstrasi di Kantor BUMN untuk menghindari potensi konflik,” tutupnya. (REL)