Hadapi Covid-19, Walikota Molen Sampaikan Dua Pesan Presiden Jokowi

BABELTERKINI.COM, PANGKALPINANG – Walikota Pangkalpinang, Maulan Aklil (Molen) menyampaikan dua pesan penting dari Presiden Joko Widodo pada saat memberikan pengarahan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia melalui zoom meeting.

Pesan pertama, disampaikan Molen, kepala daerah tidak boleh lengah terhadap risiko penularan Covid-19. Hal ini berkaca dari kasus Covid-19 di Negara India yang mengalami kelonjakan parah, bahkan musibah ini disebut sebagai ‘gelombang tsunami Covid-19’.

“Masalah Covid-19 ini jangan sampai Negara Indonesia seperti India, yang dalam satu harinya mereka (warga India-red) terpapar 320 ribu orang, dan yang meninggal dalam satu hari hampir mencapai 2.000 orang,” kata Molen dalam sambutannya pada acara buka puasa bersama di rumah dinas walikota, Rabu (28/4/2021).

Molen mengaku, tidak dapat membayangkan jika musibah itu terjadi di Kota Pangkalpinang. “Kalau Pangkalpinang (terpapar Covid-19) 300.000 orang sehari, selesai kita, penduduk kita cuma 217 ribu orang masyarakatnya,” ujarnya.

“Jadi pesan beliau (Presiden Jokowi-red), tolong di masing-masing daerah jaga kondisi Covid-19. Pangkalpinang memang pada hari ini belum mencapai zona merah. Oleh sebab itu, kita masih bisa diperbolehkan melaksanakan kegiatan-kegiatan seperti ini,” tukasnya.

Apabila Pangkalpinang masuk zona merah, maka diutarakan Molen, masyarakat tidak bisa lagi melaksanakan salat tarawih dan salat Idul Fitri berjamaah di masjid.

“Oleh sebab itu beliau memerintahkan kami sebagai Kepala daerah agar tetap mengontrol, mengevaluasi, dan menjalankan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Kemudian, pesan kedua, Molen mengungkapkan, Presiden Jokowi juga menginstuksikan agar roda perekonomian harus tetap berjalan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Jangan sampai ekonomi kita mati gara-gara pandemi Covid-19. Oleh karena itu ekonomi kita harus tetap berjalan, aktivitas tetap berjalan dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” tandasnya. (EDI)