Hasil Operasi Pasar, Masih Ada Pedagang Jual Daging Sapi Diatas HET

BABELTERKINI.COM, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman bersama Kapolda, Irjen Pol Anang Syarif Hidayat menggelar operasi pasar komoditi daging beku sekaligus melakukan sosialisasi protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 di Pasar Pagi, Pangkalpinang, Senin (10/5/2021).

Pada kesempatan itu, Gubernur Erzaldi mengatakan, kegiatan operasi ini bertujuan untuk memantau perkembangan harga eceran tertinggi (HET) pada komoditi daging sapi dan ayam, yang sebelumnya sempat mengalami kenaikan pada momen menjelang lebaran saat ini.

“Kemarin itu yang mengalami kenaikan adalah daging ayam dan daging sapi, empat hari yang lalu kita sudah mengeluarkan HET pada saat suasana lebaran ini, daging sapi itu Rp130 ribu per kg paling tinggi dan untuk daging ayam Rp35 ribu per kg,” kata Erzaldi kepada wartawan.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, diutarakan Erzaldi, harga daging ayam di pasar tersebut berada dibawah HET, sementara untuk harga daging sapi, masih ada beberapa pedagang yang menjual diatas HET.

“Jadi kita sudah melakukan operasi pasar disini, harapannya para pedagang kita ini dapat mengikuti harga sesuai dengan HET, syukur-syukur berada di bawah HET, dan tadi kita dengar mengapa daging naik, mungkin di level pedagangnya yang melakukan kenaikan harga,” ujarnya.

“Jadi kita sampaikan, karena kebanyakan pedagang daging sapi ini kan pedagang dadakan, bukan pedagang seperti biasanya, jadi mungkin mereka khawatir taksiran mereka kerendahan, sehingga mereka khawatir rugi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolda Irjen Pol Anang Syarif Hidayat mengungkapkan, dari hasil pantauan di pasar tersebut, masih ada saja ditemukan masyarakat yang melanggar prokes Covid-19.

“Prokes di Pasar Pagi ini masih ada saja yang melakukan pelanggaran, masih ada masyarakat yang perlu selalu diingatkan, masih banyak masyarakat yang belum sadar tentang perlunya prokes,” ungkap Kapolda.

Oleh karena itu, Kapolda terus mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi Prokes Covid-19, apalagi saat ini angka kasus Covid-19 di Babel masih cukup tinggi.

“Jadi kita senantiasa mengimbau kepada masyarakat untuk menjalankan prokes, klaster-klaster (penyebaran Covid-19) kemungkinan banyak terjadi. Oleh karena itu, kita selalu mengingatkan kepada masyarakat agar menjalankan Prokes, paling tidak memakai masker,” imbaunya.

Kegiatan operasi pasar ini juga dihadiri oleh Kalakhar BPBD Provinsi Babel, Mikron Antariksa, dan sejumlah OPD terkait. (EDI)