Dua Tokoh LSM Babel Ini Minta Gubernur Segera Copot Jabatan Jantani dan Nanda

BABELTERKINI.COM, PANGKALPINANG – Salah satu tokoh LSM Bangka Belitung, Zainuddin Pay mendesak gubernur untuk segera mencopot jabatan Jantani sebagai Plt Kepala Dinas PUPR dan Eri Uji Anugrah atau Nanda sebagai Pokja ULP Babel.

Desakan ini buntut dari batalnya proyek pembangunan jembatan di Desa Delas, Kabupaten Bangka Selatan senilai Rp3,5 miliar dari APBD Provinsi Babel tahun 2021.

“Kita mendesak gubernur dan sekda untuk segera mencopot Jantani dan Nanda Cs dari jabatannya, karena sebagai koordinator proyek-proyek, sehingga keberadaan mereka membuat kami resah,” kata Zainuddin Pay saat menggelar konferensi pers di salah satu kedai kopi di Pangkalpinang Selasa (18/5/2021).

Dia mempertanyakan alasan dibatalkannya proyek pembangunan jembatan tersebut. Selain itu, dia menilai, ada dugaan unsur KKN dalam proses lelang proyek Jembatan Delas tersebut.

“Jika memang alasan tidak ada anggaran lantas mengapa proyek jembatan Delas dilelang. Dari awal jangan dilelang kalau memang Pemprov Babel tidak ada anggaran. Dari penggiat anti korupsi kita menilai ada dugaan unsur KKN dalam proses lelang proyek Jembatan Delas,” ujarnya.

Apabila gubernur tidak merespon desakan tersebut, maka ditegaskan dia, pihaknya akan menggelar aksi unjuk rasa ke kantor gubernur, kantor Kejati, dan Dinas PUPR Babel.

“Kita akan menggelar demo ke kantor gubernur, kemudian ke Kejati, dan ke Kantor Dinas PUPR Babel. Apabila tidak ada tindak lanjut, kami pastikan akan menggelar aksi demo di depan Kantor Kejaksaan Agung di Jakarta,” tegasnya.

Senada, Ketua LSM Amak Babel, Hadi Susilo juga menuntut gubernur agar segera mencopot Jantani dan Nanda dari jabatannya.

“Kami minta gubernur copot Jantani dari jabatan Kadis PU dan copot juga jabatan Nanda dari Pokja ULP Babel, karena isu yang berkembang di masyarakat saat ini keahlian mereka hanya sebagai jembatan koordinasi peserta lelang,” ujar Hadi.

Dia pun mengaku siap menggelar aksi unjuk rasa apabila tuntutan tersebut tidak digubris oleh gubernur.

“Kita siap untuk ikut aksi demo menuntut agar gubernur segera mencopot Jantani dan Nanda yang santer terdengar sebagai koordinator lelang proyek pembangunan,” tukasnya. (Red)