Marwan : Jual Beli Kawasan Hutan Masuk Kejahatan Kriminal Umum

BABELTERKINI.COM, PANGKALPINANG – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) H.Marwan menegaskan bahwa kawasan hutan merupakan aset milik negara yang tidak boleh diperjual belikan.

” Kalau benar seperti itu, berarti ada yang menjual aset negara. kawasan hutan adalah aset negara, kalau itu benar terjadi jual beli kawasan hutan maka sudah masuk kejahatan kriminal umum,”  tegas Marwan saat menanggapi adanya dugaan jual beli kawasan hutan produksi di Dusun Rimba Beras, Pugul Riau Silip, Selasa (27/7/2021).

Dijelaskannya, menindak lanjuti informasi yang berkembang soal dugaan jual beli kawasan hutan di Dusun Rimba Beras, maka pihaknya akan segera berkoordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan.

“Kita akan minta bantuan pihak polri dan kejaksaan untuk memeriksa oknum masyarakat yang menjual aset negara itu,” kata Marwan.

Diingatkannya, kepada masyarakat agar jangan sekali kali menjual kawasan hutan dan merusak kawasan hutan .

” Saya ingatkan kembali kepada masyarakat agar jangan sekali kali menjual beli kawasan hutan dan merusak kawasan hutan karena pidana adalah ancaman hukumannya,” ujar Marwan. (Red)