Dugaan Jual Beli Hutan Produksi Desa Labuh Air Pandan, Puluhan Warga Lapor ke LHK

BABELTERKINI.COM, PANGKALPINANG – Puluhan warga Dusun Balau Desa Air Labu Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka melapor dugaan jual beli Hutan Produksi (HP) seluas kurang lebih 64 hektar ke Dinas Lingkup Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Laporan pengaduan yang dilayangkan puluhan warga itu, pada hari selasa kemarin mendapat respon dari Kepala Dinas LHK Babel dengan menerjunkan langsung tim ke lokasi.

” Tim LHK hari ini turun langsung ke lokasi Desa Labuh Air Pandan karena mendapat laporan pengaduan dari puluhan warga Dusun Balau. Dilokasi tim LHK menemukan dan menghentikan alat berat yang sedang membuka kawasan hutan dan diduga kuat memang ada kasus jual beli lahan kawasan hutan di Desa tersebut,” kata Marwan Kadis LHK Babel, Kamis (29/8/21).

Marwan mengungkapkan, dari keterangan operator mengakui kalau alat berat tersebut milik seorang warga Rebo bernama Anud.

“Dari keterangan sementara operator mengakui bahwa dia diperintahkan oleh Anud warga Desa Rebo sekaligus sebagai pemilik alat berat,” ucapnya.

Dijelaskannya, Tim KLH sudah melakukan pendataan mulai dari operator alat berat dan pemilik alat berat guna keperluan pemanggilan.

” Untuk semua data operator, pemilik alat berat dan nomor seri alat berat sudah tercatat guna keperluan pemanggilan. Alat berat saat ini berada didalam hutan,” terang Marwan.

Menanggapi hal ini, Badar selaku Kepala Desa (Kades) Labu Air Pandan menegaskan jika dirinya tidak pernah menjual hutan Desa.

” Sejengkal tanah pun saya selaku Kades tidak pernah menjual hutan, kalau pun ada saya menjual hutan Desa tolong dibuktikan,” singkat Badar saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (29/8/21). (Oby)