Beredar Data Nama Penerima Dana KIP Untuk Media, Ini Kata Kaling Sinarjaya Dan Koordinator Kapal Isap

BABELTERKINI.COM, SUNGAILIAT –  Sejumlah media di Bangka kembali meradang dengan beredarnya data daftar penerima kompensasi dari Kapal Isap Produksi (KIP) yang beroperasi di perairan Sinar Jaya Jelutung di beberapa WAG (whatsapp grup, red) wartawan Bangka, Minggu (8/8/21).

Pasalnya, dalam daftar penerima kompensasi KIP tersebut, juga tertulis slot untuk media sebesar 300 (Rp.300/kg) dengan nomor rekening 1180-***-*** A/N Endang Bank BCA.

Endang sendiri diketahui merupakan wartawan dari salah satu stasiun TV Nasional.

Untuk lebih mengetahui kebenaran data daftar penerima dana KIP tersebut, media ini pun mengkonfirmasi Kepala lingkungan Sinarjaya, Sopian. Menurut Sopian yang biasa dipanggil Pian ini mengakui jika data tersebut valid, sebab nama dia juga tertulis didalamnya.

“Menurut saya data itu valid 99 persen. Sebab nama saya juga tertulis dan itu memang benar,” ungkap Pian saat dikonfirmasi via sambungan telepon, Minggu (8/8/21).

Dikatakan Pian, kendati dia tidak tau siapa yang menyebarkan data itu, namun dia mengakui keakuratan data tersebut 99 persen.

“Kalau slot untuk media, sepengetahuan saya memang ada. Yaitu Rp.200 perkilo dari Sinarjaya dan Rp.100 dari Matras. Tapi perlu dicatat Rp.200 dari Sinarjaya itu bukan dari Panitia. Itu langsung dari Pak Erwin,” terangnya.

Terpisah, Koordinator KIP, Erwin saat dikonfirmasi membenarkan jika memang ada slot untuk media dalam Kompensasi KIP di perairan Matras – Sinjay yang dicairkan melalui rekening atas nama Endang.

“Endang ada terakhir cuma kan endang ngga sendiri dia bagi2,” jawab Erwin saat dikonfirmasi terkait slot dana kompensasi KIP untuk media via WA, Minggu (8/8/21).

Namun saat ditanya nama-nama media mana saja yang mendapatkan dana KIP tersebut?

Erwin mengaku dana tersebut dia berikan ke Endang untuk dikoordinir ke kawan kawan media karena dia sudah lama kenal Endang.

“Tp sy kasih jg krn kenal endang lama. Masalah dia bagi atau ngga masa dia sendiri yg makan. Bagi nya ngga tau sy kodinatornya endang. Yg lain ketemu jg ngga pernah sih,” cetusnya.

Menanggapi hal tersebut, sejumlah wartawan pun mengaku kecewa.

“Kalau saya tidak pernah menerima apapun dari dia ( Endank – Red) kalau memang itu atas nama media seperti terlampir. Media Mana ? daftranya mana kalau itu memang kelompok media yang menerima. Kalau boleh atau tidaknya menerima itu saya kira tergantung peruntukannya pribadi untuk media atau kelompok media ? saya pribadi dan beberapa kawan tidak pernah menerima nominal apapun dari pak Endank selaku media yang ada di Bangka” Jelas Ir ( Inisial) salah satu Jurnalis muda di Bangka.

Hal senada juga disampaikan HF dari media online Posbernas kepada media ini. HF sangat menyesalkan prilaku oknum wartawan yang mengatasnamakan media untuk kepentingannya.

“Menurut saya, sdr Endang harus terbuka kepada media mana saja dana kompensasi itu diberikan. Soalnya menurut informasi yang kita dengar, laporannya hingga 40 media yang tergabung di WAG Kominfo Bangka. Sementara dari pengakuan kawan kawan, tidak pernah menerima sama sekali uang KIP, baik dari sdr Nando, Anwar apalagi dari sdr Endang.” tegasnya.

Lebih jauh dikatakan HF, sekiranya oknum wartawan tersebut tidak ada i’tikad baik dalam menyelesaikan persoalan ini, dia pun akan meminta kawan kawan media lainnya untuk bersama sama mendatangi kantor PT Timah.
“Kita akan ajak kawan kawan wartawan lainnya untuk meminta PT Timah agar memanggil saudara Erwin untuk menyelesaikan persoalan dana kompensasi KIP yang diberikan kepada oknum wartawan yang mengatasnamakan media,” tandasnya.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Endang yang namanya tercantum dalam data daftar penerima dana kompensasi KIP yang diperuntukkan untuk media melalui rekening pribadinya, belum memberikan tanggapannya.

Sumber : forumkeadilanbabel.com