Kanwil Kemenag Babel Terima Kunjungan Tamu Istimewa Syekh Hussein Jaber dan Penyandang Tuna Netra

BABELTERKINI.COM, PANGKALPINANG –  Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima kunjungan tamu istimewa ulama kondang Syekh Hussein Jaber beserta rombongan tuna netra yang didampingi oleh Ketua ITMI (Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia) Babel, Jumadi, Sekjen ITMI Yogi Matsuni, Ketua Yayasan IKPAH Bangka Belitung Riski Amelia serta Presiden Rumah Aspirasi Tuna Netra Indonesia, Arief Pribadi, MMTR.

Kedatangan Syekh Hussein Jaber beserta rombongan disambut hangat oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung didampingi Kabag TU Kanwil di ruang kerjanya, Senin (01/11/2021).

Pada kesempatan itu, Ketua Yayasan IKPAH Bangka Belitung Riski Amelia mengatakan, tujuan kedatangan mereka dalam rangka memberikan ruang kepada tuna netra untuk belajar kitab suci Al-Qur’an.

“Kami berharap Bapak Tumiran selaku Kepala Kanwil Kemenag Babel dapat memberikan pencerahan serta wadah bagi saudara-saudara kita yang TunaNetra untuk belajar dan menghafal Al-Qur’an,” kata Risky mengawali pertemuan.

Sementara itu, Arief Pribadi menyampaikan, kedatangannya selain bersilaturrahmi, juga dalam rangka safari dakwah bersama Syekh Hussein Jaber terutama memberantas buta aksara Al-Qur’an khususnya bagi para penyandang tuna netra.

Arif menuturkan, Kemenag juga merupakan pembina dari Rumah Aspirasi Tuna Netra Indonesia, sehingga besar harapan kedepan dapat disediakan ruang dan wadah untuk mereka belajar, mendapatkan fasilitas yang sama dengan masyarakat lain pada umumnya.

“Kami juga berharap adanya kemudahan dalam pengadaan Al-Qur’an Braille, saat ini program pemberantasan buta Aksara Al
-Qur’an khusus tuna netra telah dilakukan dari Aceh sampai ke Papua dan sudah hampir 1000 lebih saudara kita yang tuna netra terealisasi menghafal Al-Qur’an dengan baik dan fasih,” ujarnya.

“Harapan kami, di Bangka belitung di tahun mendatang sudah ada ustadz/ustadzah yang dapat membantu membimbing dan mengajar Al Qur’an Braille, sehingga saudara kita yang TunaNetra dapat belajar dan memahami AL Qur’an dengan baik, serta dapat menghafal AL Qur’an tidak hanya melalui pendengaran namun mereka memahami bentuk fisik melalui AL Qur’an Braille, saya juga berharap di Kanwil Kemenag Babel dapat diberikan wadah untuk pelaksanaan TOT (Training of Trainer) di tahun mendatang”, imbuhnya.

Menanggapi maksud dan tujuan tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Babel, Tumiran mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran syekh Hussein Jaber dan kawan-kawan.

“Di kanwil, melalui Bimas Islam sekitar tahun 2015 sudah memiliki fasilitas Al-Qur’an Braille, namun saat itu belum ada tenaga pengajar atau tenaga ahli yang dapat menggunakan Al-Qur’an Braille tersebut, padahal sudah dicoba ke YPAC maupun ke sekolah khusus,tetap saja ternyata belum ada yang mampu menjadi tenaga pengajar khusus”. ungkap Tumiran.

“Hari ini saya akan berkoordinasi langsung dengan Kabag TU, Kasubbag Keuangan dan Kasubbag perencanaan agar di tahun mendatang dapat dialokasikan ke dalam DIPA Kanwil untuk kegiatan TOT tersebut dan dapat memberikan wadah bagi saudara kita yang TunaNetra, juga nanti akan kami coba turunkan ke kabupaten/kota agar dapat juga memberikan alokasi anggaran baik ruang dan wadah kepada saudara kita yang Tuna Netra belajar dan Menghafal Al Qur’an”, lanjutnya.

Dia menyebutkan, ada tiga poin penting dari pertemuan istimewa hari ini, selain silaturrahim, Kemenag Babel berusaha memberikan kemudahan dalam pengadaan Al-Qur’an Braille, dan bersinergi menyelenggarakan Daurah (Pelatihan) atau TOT bagi penyandang tuna netra untuk mempelajari Al-Qur’an dan menghafalnya.

Pada kesempatan itu juga, Syekh Hussein Jaber menyampaikan tausyiah tentang keutamaan membaca Al-Qur’an dan manfaat menjaga Al-Qur’an kepada ASN Kantor Wilayah Kemenag Babel. Tausyiah tersebut disampaikannya usai Salat Dhuhur berjamaah di Musholla Al Ikhlas Kanwil Kemenag Prov. Babel dan dilanjutkan ramah tamah di ruang Kanwil kemenag. (Edi/Rel)