Cegah Rekayasa Kasus, Nico Gelar Sosper No. 1 Tahun 2015 Tentang Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin

BABELTERKINI.COM, PANGKALANBARU – Para pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melaksanakan sosialisasi perda (sosper) guna menjelaskan pentingnya suatu perda dalam mengatur jalannya roda pemerintahan dan kehidupan masyarakatnya.

Seperti yang dilakukan oleh salah satu Anggota DPRD Babel, Nico Plamonia Utama yang ikut melaksanakan sosialisasi Perda No. 1 Tahun 2015 tentang Bantuan Hukum untuk Masyarakat Miskin di Hotel Osella, Jumat (05/11/2021) kemarin.

“Mengapa perda ini menarik untuk dibahas dan disosialisasikan? Karena di tingkat bawah, masyarakat tidak memahami atau tidak tahu bahwa Pemprov Babel melalui Biro Hukumnya punya anggaran untuk mendampingi (bantuan hukum-red) masyarakatnya yang tersandung masalah-masalah hukum, seperti masyarakat miskin,” kata Nico kepada wartawan usai acara.

Oleh karena itu, dia mengungkapkan, perda ini turut menjadi perhatian DPRD, salah satunya dengan tetap mengupayakan agar anggaran untuk bantuan hukum bagi masyarakat miskin ini dapat terus ditambah atau ditingkatkan.

“Tapi kalau masyarakat tidak tahu tentang perda ini, ujung-ujungnya nanti akan ada rekayasa kasus, seperti yang disampaikan tadi bahwa ada kejadian bahwa anggaran ini digunakan dimana kasusnya dibuat sendiri, direkayasa sehingga dananya harus keluar,” ujarnya.

“Nah dengan adanya sosialisasi perda ini kita harapkan masyarakat jadi lebih paham bahwa ada Perda No. 1 Tahun 2015. Alhamdulillah kegiatan ini kita melibatkan berbagai elemen masyarakat, seperti Ketua RT, akademisi, pihak sekolah, dan lainnya,” tandasnya. (Edi)