Polres Pangkalpinang Berhasil Amankan 6 Tersangka Selama Ops Tertib Menumbing 2021

BABELTERKINI.COM, PANGKALPINANG – Kapolres Pangkalpinang AKBP Dwi Budi Murtiono didampingi Kasat Reskrim AKP Adi Putra dan Kasi Humas Polres Pangkalpinang AKP Agus Widodo menggelar konferensi pers “Operasi Tertib Menumbing 2021” yang digelar di Halaman Mapolres Pangkalpinang. Sabtu (18/12/2021).

AKBP Dwi Budi Murtiono mengatakan, Polres Pangkalpinang telah melaksanakan Operasi Tertib Menumbing 2021 dengan sasaran pelaku tindak pidana curat, curas, curanmor dan penyakit masyarakat.

“Alhamdulillah kami sudah melaksanakan operasi tertib menumbing 2021, sasarannya pelaku kejahatan dan penyakit masyarakat,” kata Kapolres.

Dijelaskannya, dalam pelaksanaan Ops Tertib Menumbing 2021, Tim Operasi telah berhasil mengamankan 6 orang tersangka yang merupakan Target Operasi dan Non Target Operasi yang kini sedang menjalani Proses Penyidikan di Sat Reskrim Polres Pangkalpinang.

“Kita sudah amankan enam pelaku kejahatan yang meresahkan warga kota Pangkalpinang selama ini Ops Tertib Menumbung 2021, keberhasilan Operasi Tertib Menumbing ini merupakan usaha dan Kerja Keras serta Solidaritas Personil yang terlibat,” jelasnya.

Dia menyebutkan, keempat tersangka dan kasus yang diungkap Polres Pangkalpinang selama Operasi Tertib Menumbing 2021 yakni, Untung (23), Rajes (20), Gareng (28) dengan Kasus Pencurian Pasal 363 KUHP.

“Rizal (40) Kasus Pencurian Pasal 362 KUHP, Anggi (25) Kasus Pencurian Pasal 362 KUHP dan Dino (21) Kasus Pencurian Pasal 362 KUHP,” tambah AKBP Budi.

Total dari Kerugian korban dalam Operasi Tertib Menumbing 2021 yaitu sebesar Rp. 47.850.000.000,- (empat puluh tujuh juta delapan ratus lima puluh ribu rupiah).

Kapolres Pangkalpinang juga menyampaikan apresiasi kepada Seluruh personil yang terlibat dalam Operasi Tertib Menumbing 2021, tetap solid dan kompak dalam pelaksanaan tugas, serta terus berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

“Selain itu, dukungan dari masyarakat dan kerjasama dari media juga merupakan kunci sukses sebuah proses penegakan hukum di pelaksanaan operasi Kepolisian”, tutupnya. (rel)