Cegah Omicron di Lapas Tanjungpandan, Kalapas Lakukan Langkah-Langkah Ini

BABELTERKINI.COM, TANJUNGPANDAN –  Semakin mewabahnya penyebaran Covid-19 varian Omicron membuat Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Tanjungpandan Kabupaten Belitung dan jajaran mengambil langkah-langkah pencegahan.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini untuk memastikan kondisi Lapas tetap dalam situasi yang kondusif.

Berdasarkan data yang disajikan laman https://covid19.belitung.go.id/ tercatat sebanyak 453 pasien positif aktif per tanggal 20 Februari 2022 dengan rincian isolasi mandiri 435 orang, isolasi terpusat 9 orang dan dirawat di RSUD sebanyak 9 orang.

Selain itu, saat ini Kabupaten Belitung menjadi salah satu kabupaten yang dinaikkan levelnya menjadi PPKM Level III.

Hal ini lah yang mendasari Kalapas dan Jajaran Kasi untuk merumuskan langkah-langkah upaya penanganan dan pencegahan khususnya di Lapas Kelas IIB Tanjungpandan Senin (21/02/2022).

Kepada Media, Kalapas Kelas IIB Tanjungpandan Romiwin Hutasoit, SH, MH menjelaskan dirinya telah menjalin komunikasi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung melalui UPT Puskesmas Badau.

“Kita bersama-sama melakukan tindakan cepat salah satunya adalah test swab antigen acak baik kepada WBP maupun Petugas. Selain itu kita telah melakukan Vaksinasi, dan yang terakhir minggu lalu kita sudah melengkapi Vaksin Dosis III / Booster bagi jajaran petugas,” kata Romiwin Hutasoit.

“Kita fokuskan untuk rekan-rekan di Pengamanan karena mereka yang setiap hari kontak langsung kepada WBP di Blok Hunian. Hari ini telah kami laksanakan Rapat khusus Pejabat Struktural membahas masalah ini, kita ingin WBP benar-benar aman dan nyaman dalam menjalani berbagai program pembinaan di Lapas,” tambahnya.

Terkait program pembinaan, diutarakan dia, sebelumnya pihaknya sudah membuka kegiatan dengan pihak ketiga, namun dengan perubahan kondisi seperti ini, dirinya sudah memerintahkan Kasi Binapi Giatja agar dihentikan sementara waktu.

“Kita akan maksimalkan peran petugas secara internal untuk menjalankan program pembinaan didalam Lapas seperti Pramuka, Tausiah / bimbingan kerohanian”, ujar Kalapas

Untuk layanan kunjungan kata dia, pihaknya masih memanfaatkan kunjungan secara virtual dan tidak membuka Layanan Penitipan Barang. WBP dapat belanja.

“Keperluan sehari-hari di kantin lapas. Untuk Kebutuhan Pribadi seperti sabun mandi, sabun cuci sudah kita bagikan termasuk jatah makan selalu rutin 3 kali sehari dengan menu yang bervariasi,” terangnya.

“Hak-hak dasar mereka kita salurkan sesuai aturan yang berlaku, Layanan Poliklinik juga kita maksimalkan buka sampai pukul 14.30, setelah itu perawat kita stand by on calon,” imbuhnya.

Sampai saat ini dapat dia menyampaikan, kondisi Lapas Kelas IIB Tanjungpandan dalam situasi aman dan kondusif. WBP dan Petugas melaksanakan aktivitas normal seperti biasa.

“Intinya kita lakukan pembatasan hingga pengetatatan keluar masuk di akses pintu utama, baik pemeriksaaan barang bawaan hingga penerapan protokol kesehatan, pungkasnya. (Dar)