Usut Dugaan Kasus Tipikor Dinkes Senilai Rp68 Miliar, Polisi Geledah Empat Gedung Instansi Pemprov Babel

BABELTERKINI.COM, PANGKALPINANG – Sebanyak 13 anggota Penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Kepulauan Bangka Belitung menggeledah empat gedung instansi guna mencari berkas dokumen pendukung terkait dugaan tindak pidana korupsi (alkes) pada Dinas Kesehatan Babel Tahun Anggaran 2010-2011.

Adapun empat gedung instansi yang didatangi oleh Dit Reskrimsus Polda Babel yakni, Dinas Kesehatan Babel, Bappeda, Bakeuda, dan gedung DPRD Babel, Senin (21/02/2022).

Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus AKBP Rully Tirta Lesmana mengatakan, pihaknya mencari barang bukti tambahan dugaan tidak pidana korupsi Alat Kesehatan (Alkes) Tahun Anggaran 2010-2011 yang sedang ditangani Ditkrimsus Polda Babel.

“Sebelumnya kita juga sudah mendatangi kantor Dinas Kesehatan Babel, dan BAPEDA. Tadi pagi kami dari penyidik Ditkrimsus Polda Babel mendatangi kantor BAKEUDA Babel dan sekarang kita datangi DPRD Babel,” ujar AKBP Rully.

AKBP Rully menuturkan dokumen yang dicari dari empat Instansi atau Dinas yang di datangi Ditkrimsus merupakan alat bukti tambahan yang diminta oleh BPK.

“Dokumen yang kami cari bisa dijadikan bukti pelengkap dalam perkara pengadaan Alkes 10 tahun lalu, dengan nilai Pagu kurang lebih Rp 68.0000.0000.000,00 (68 miliar),” jelasnya.

Lebih lanjut AKBP Rully mengatakan, untuk saat ini belum bisa membeberkan nama terduga tersangka dalam perkara ini.

“Untuk nama, belum bisa saya beritahukan. Nanti rekan rekan pasti tau, yang jelas untuk saat ini kami terus memenuhi permintaan dari BPK agar bisa memeriksa berapa kerugian Negara,” jelas Rully.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Babel, M. Haris mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung langkah yang dilakukan kepolisian dalam mengungkap dugaan kasus korupsi di Dinas Kesehatan Babel.

“DPRD sangat mendukung penuh langkah atau kegiatan yang dilakukan Kepolisian dalam mencari Dokumen 10 tahun yang lalu itu. Dimana 2 bulan yang lalu Ditkrimsus Polda Babel sudah mengirimkan Surat untuk melakukan pencarian Dokumen di Gedung Arsip DPRD,” tutup M. Haris. (Jpa)