Kapolsek Jebus Dukung Langkah Karang Taruna Desa Puput Imbau Para Pemuda Yang Konsumsi Miras Dan Main Petasan

BABELTERKINI.COM, PARIT TIGA – Sejatinya, tujuan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat serta Pihak Desa Puput, membuat bangku taman di sepanjang ruas Jalan Kimjung, selain untuk memperindah Kawasan, juga agar warga bisa menikmati suasana sore dan malam di Kecamatan Parit Tiga.

Namun, sejumlah pemuda menyalahgunakan keberadaan bangku dan taman tersebut. Bukannya untuk bersantai menikmati suasana yang ada, namun mereka malah menggunakan tempat tersebut untuk mengkonsumsi miras, serta bermain petasan, sehingga membuat masyarakat dikawasan tersebut menjadi resah

Hal ini lah yang membuat Karang Taruna Desa Puput, kemudian bergerak untuk mendatangi serta memberikan himbauan kepada para pemuda tersebut, untuk tidak lagi mengkonsumsi miras dan bermain petasan di seluruh kawasan Jalan Kimjung, Desa Puput.

Menurut Ricky, ketua Karang Taruna Desa Puput, warga sekitar daerah tersebut, juga merasa terganggu karena para pemuda tersebut selain mengkonsumsi miras dan bermain petasan, mereka juga memutar musik dengan suara yang kencang di bulan suci Ramadhan ini.

“Sebelum Ramadhan sudah mulai ada mereka nongkrong sambil minum, nah pas ramadhan ni maen petasan e bang yang bikin warga terganggu, putar musik kencang, dan aktivitas ini biasanya mulai pukul 21.00 Wib, hingga menjelang subuh. Pokoknya pas jam istrahat warga,” ujar Ricky (22/04/2022)

Menanggapi ha tersebut, Kapolsek Jebus, Kompol Ghalih mengapresiasi apa yang dilakukan oleh anggota Karang Taruna tersebut.

“Bagus tu, memang pembangunan yang ada, khususnya trotoar dan kursi taman disepanjang Jalan Kimjung Desa Puput ini, sering disalah gunakan oleh sekelompok oknum pemuda untuk nongkrong sampai tengah malam dan tidak jarang juga mereka memutar musik keras-keras, bahkan ada sebagian yang mengkonsumsi minuman keras,” ucap Kompol Ghalih.

Menurut Kompol Ghalih, pihaknya sudah sering mendapat pengaduan dari masyarakat sekitar kawasan tersebut, dan kami juga sudah menindaklanjuti dengan melakukan patroli setiap tengah malam.

“Tapi kadang mereka sering kucing-kucing dengan petugas. Disaat kami patroli memberi himbauan mereka membubarkan diri dan setelah kami kembali, mereka kembali juga ke tempat tersebut,” sambungnya.

Kompol Ghalih menyatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Ricky dan rekan-rekannya tersebut.

“Kalau kita bicara masalah kamtibmas, itu tidak ada yang datang secara tiba-tiba, tapi perlu kita ciptakan. Dan ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Disamping itu ini adalah sikap yang perlu diteladani oleh generasi muda lainnya, bahwa di jaman sekarang tidak banyak lagi anak-anak muda yang mau peduli dengan lingkungan. Akan tetapi karang taruna desa puput ini mampu menjadi pelopor bagi anak-anak muda lainnya, bahwa mereka peduli dengan kamtibmas di desanya dan juga menolak kenakalan remaja seperti minum-minuman keras,” tandas Kapolsek. (Nov)