Diultimatum PJ Gubernur Babel, Tambang Timah Ilegal Jalan Laut “Tutup”

Foto: Ist
Foto: Ist

BABELTERKINI.COM, SUNGAILIAT – Ultimatum PJ Gubernur Babel, Ridwan Djamaluddin terhadap tambang timah ilegal di Jalan Laut, Kampung Pasir, Kabupaten Bangka membuat para pelaku tambang di kawasan tersebut  ketar-ketir. Terbukti, usai PJ Gubernur Babel melontarkan pernyataan tegasnya “Masih Berani Nambang Timah Ilegal di Jalan Laut Kita Sikat” serentak hari ini, tak ada satu pun aktivitas penambangan timah ilegal di Jalan Laut, Kampung Pasir.

“Tidak kerja ,tutup semua. Tadi pagi saya lewat Jalan Laut, hanya terlihat ponton tambang terparkir saja, beberapa penambang juga terlihat sedang duduk-duduk. Ada yang duduk di atas jembatan, ada juga yang duduk dipinggiran” ucap Muh, Rabu (1/6/2022).

“Pokoknya tutup semua, tidak ada aktivitas penambangan. Dilahan pribadi yang katanya milik Am juga ikut tutup. Pintu pagarnya pun dikunci menggunakan rantai,” imbuhnya.

Dilansir berita sebelumnya, PJ Gubernur Babel Ridwan Djamaluddin, nampaknya kedepan tidak akan mentolerir penambangan timah ilegal di kawasan Jalan Laut, Kampung Pasir, Kabupaten Bangka. Terlebih lagi, jika yang melakukan penambangan di kawasan tersebut adalah Ataw.

“Ataw masih berani nambang disitu, kalau masih berani kita sikat dia,” tegasnya melalui sambungan telepon WhastApp, Senin (30/5/2022) malam.

Menanggapi masih maraknya penambangan timah ilegal di Jalan Laut, Kampung Pasir, Ridwan mengaku telah melakukan komunikasi langsung baik itu ke Ataw maupun Amen.

“Saya telepon Ataw katanya sudah tidak main tambang disitu lagi sedangkan Amen bilang dia sedang berada di Jakarta”, ucapnya seraya menambahkan jika dirinya mengikuti perkembangan penanganan kasus dugaan korupsi penambangan timah ilegal di Jalan Laut , Kampung Pasir oleh Kejati Babel.

“Saya tahu dan saya monitor itu,” tukasnya. (Oby)