Idul Adha 1443 H, Wali Kota Molen : “Kita Distribusikan Kurban dari Pintu ke Pintu”

BABELTERKINI.COM, PANGKALPINANG – Sebagai salah satu nilai ibadah pada momentum perayaan Idul Adha 1443 H, Pemerintah Kota Pangkalpinang selenggarakan pemotongan hewan kurban di Jade Bahrin, Rabu (13/07/2022).

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil yang kerap disapa Molen membersamai pemotongan hewan kurban tersebut. Prosesi pemotongan hewan kurban ini dimulai dari hari pertama sebanyak 4 ekor sapi dan hari ke-empat sebanyak 11 ekor sapi.

“Jadi, total hewan kurban semuanya ada 15 ekor sapi. Hewan kurban ini langsung dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima dan dianter dari pintu ke pintu atau door to door,” ungkap Molen saat diwawancarai di lokasi penyembelihan.

Dalam kesempatan itu, ia menerangkan kurban merupakan bentuk meneladani sejarah Nabi Ibrahim AS bersama anaknya Nabi Ismail AS. Molen berharap dengan pemotongan hewan kurban ini dapat membantu masyarakat yang berhak menerima serta bersuka cita dalam merayakan Idul Adha tahun ini.

Dilokasi yang sama, Kabag Kesra Setda Kota Pangkalpinang, Haris Munandar terangkan hewan kurban yang dimaksud merupakan amanah dari beberapa perusahaan dan pribadi.

“Untuk hari ini jumlahnya ada 11 ekor sapi dari PDAM, BPRS Bangka Belitung, Dinas Lingkungan Hidup, Bakeuda, kawan-kawan kecamatan, dari keluarga pak Mie Go dan juga gabungan dari pejabat Pemkot Pangkalpinang, satu dari hamba Allah yang dititipkan di Pemkot Pangkalpinang,” terang Haris.

Haris menambahkan, hari ini sebelum Zuhur ditargetkan telah rampung dan siap untuk didistribusikan dengan start pembagian jam 14.00 WIB. Adapun panitia penyelenggara berasal dari beberapa unsur, yaitu dari Bagian Kesra, Bagian Umum, DMI Kota Pangkalpinang, MUI Kota Pangkalpinang dan pimpinan Majelis Syiar Sembelih Raudhatul Jannah, H. Yusril.

“Terkait distribusi kami sudah berkomunikasi intens dengan yang ber-kurban, amanah mereka yang dititipkan ke kita. Rencananya untuk pasukan kuning, pasukan Satgas Smile kita, kemudian kawan-kawan dari Bakeuda juga ada, PSM kemudian TKSK dan Tagana, kurang lebih berjumlah 422 orang,” pungkas Haris. (rel)