Buron Empat Tahun, Pelaku Penganiayaan dan Pembacokan Berhasil Diamankan Polsek Bakam

BABELTERKINI.COM, BAKAM – Pelaku penganiayaan dan pembacokan yang terjadi tahun 2018 silam di Desa Tiang Tarah Kecamatan Bakam berhasil diamankan Polsek Bakam, Selasa (16/08/2022).

Demikian disampaikan Kapolsek Bakam Ipda Martono Sudomo seizin Kapolres Bangka AKBP Indra Kurniawan saat penyampaian kepada fkbnews.com dan babelterkini.com.

“Tepatnya hari ini Selasa 16 agustus pelaku penganiyaaan dan pembacokan yang di lakukan oleh Nawan warga Desa Kapuk terhadap korbannya Wahyudi alias Yudi warga Neknang yang terjadi di salah satu pondok kebun pamannya di Desa Tiang Tarah pada Desember 2018 silam sehingga korban menderita luka robek di bagian punggung, dan korban harus menjalani perawatan di Pukesmas Bakam dan di rujuk ke rumah sakit di Sungailiat saat itu,” kata Sudomo.

Penangkapan pelaku, diutarakan Kapolsek, setelah mendapatkan informasi dari tokoh agama Desa Neknang.

“Awal pengungkapan kasus penganiayaan dan pembacokan tersebut setelah tokoh agama Neknang mempertanyakan perkembangan kasus tersebut¬† kenapa lama sekali kasusnya belum terungkap, sementara kasus yang terjadi bulan juli 2022 pelakunya sudah terungkap sejak kapolsek yang sekarang tanya tokoh agama tersebut kepada saya,” ujarnya .

Berawal dari informasi tersebut, dikatakan dia, pihaknya melakukan penelusuran lebih lanjut.

“Setelah saya pelajari ternyata kasus tersebut benar adanya,dan kasus tersebut saat di jabat Kapolsek sebelum saya,berawal dari data tersebut kemudian saya bentuk tim dan di lakukan pengintaian, Alhamdulillah hari ini selasa 16 agustus 2022 pelaku berhasil kita amankan di perkebunan sawit milik orang tua pelaku di Desa Kapuk,meskipun pelaku sempat mau melarikan diri dan berusaha melawan,berkat kesigapan anggota pelaku berhasil kita amankan,”terang Sudomo.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ditegaskan dia, pelaku akan dijerat Pasal 158 KUHP dan UU Darurat nomor 12 Tahun 1951

“Pelaku di kenakan pasal 158 KUHP dan UU Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang penganiayaan dan membawa sejam tanpa izin, saat ini pelaku sudah di serahkan ke pihak polres untuk di amankan dan menghindari hal hal yang tidak di inginkan,” pungkasnya. (Bus)