Dipukul dengan Sebatang Kayu, Keluarga Rahul Tempuh Jalur Hukum

BABELTERKINI.COM, TOBOALI – Tidak terima atas tindakan kekerasan penganiayaan dengan menggunakan sebatang kayu, Patahudin alias Rahul (41) warga Dusun Nipah Kuning Desa Sadai Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan melaporkan Pelaku Amg (42) warga yang sama ke Mapolres Bangka Selatan.

Kepada media ini, Rahul menuturkan jika pelaku melakukan penganiayaan terjadi pada Senin, 2 Januari 2023 sekira pukul 08.00 WIB. dengan menggunakan sepotong kayu, pelaku masuk ke dalam rumahnya langsung melakukan pemukulan kearah kepala, namun berhasil berhasil dihindari.

“Selanjutnya pelaku melakukan lagi mengenai kaki Rahul dan ketika pelaku akan melakukan lagi saya langsung lari keluar menghindar namun tetap dikejar oleh pelaku kemudian dilerai oleh tetangga,” terang Rahul.

Akibat perbuatan pelaku, Rahul menderita luka lebam serta menimbulkan rasa sakit di kakinya, aksi pelaku ini pun terekam cctv.

Terpisah, paman korban M.Aziz HR, SH mewakili keluarga turut menyesalkan atas aksi kekerasan yang terjadi. Apalagi, kata dia, antara korban dan pelaku sama-sama merupakan warga yang sama.

“Saya sangat menyesalkan atas kejadian yang menimpa keluarga saya dimana kita hidup dan tinggal ditempat yang sama yang dilindungi oleh hukum untuk itu saya sangat mengharap agar aparat penegak hukum dapat menindak aksi premanisme ini dan kita tetap menempuh jalur hukum,” ujar Aziz

“Aksi pelaku ini telah meresahkan keluarga saya dan warga lainnya karena pelaku juga pernah melakukan kepada warga lain namun tidak ada yang berani lapor tambah Aziz,” timpalnya.

Sementara, Kapolres Bangka selatan AKBP Joko Isnawan ketika dikonfirmasikan di rumah dinas nya langsung merespon cepat dengan memerintahkan Kapospol Desa Sadai Bripka Andree untuk segera melakukan giat rutin Patroli perlindungan terhadap keluarga korban yang merasa ketakutan karena pelaku masih sering melintas didepan rumah mereka Rabu (04/01/2033).

Selanjutnya menyangkut proses hukum yang telah dilakukan, Jokis panggilan Akrab Kapolres AKBP Joko Isnawan juga memanggil Kanit penyidik Bripka Yaspri beserta anggotanya Briptu Bayu untuk menjelaskan langsung tahapan yang telah dilakukan Penyidik Polres Bangka Selatan.

Kanit Penyidik Bripka Yaspri membenarkan adanya laporan penganiayaan di Desa Sadai dengan Korban bernama Patahudin. Namun baru bentuk Laporan Pengaduan korban.

“Dan saksi sudah kita mintai keterangan sambil menunggu hasil Visum et repertum ulang dari Pusyandik karena korban sebelumnya melakukan visum di Bidan Desa,” terang Bripka Yaspri.

“Untuk menentukan apakah pelaku bisa ditahan atau tidak kita akan melakukan gelar perkara setelah hasil visum kita terima,” pungkasnya. (Amr)