Tambang Timah di Kolong Bening, Lurah Kuday Albani Sebut Akan Koordinasi Dengan APH Dan Satpol PP

Aktifitas tambang di Kampung Pasir beberapa waktu lalu. Foto: Dok
Aktifitas tambang di Kampung Pasir beberapa waktu lalu. Foto: Dok

BABELTERKINI.COM, SUNGAILIAT – Tambang timah yang kembali beroperasi di Kolong Bening Kampung Pasir Kelurahan Kuday, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka menuai sorotan. Pasalnya, warga setempat mendesak agar pihak terkait segera memberhentikan aktifitas tambang timah yang diduga ilegal tersebut. Demikian disampaikan Lurah Kuday Albani, Senin (16/1/2022).

“Kepada para penambang agar segera men-stop aktifitas tambang yang kembali beroperasi di Kolong Bening Kampung Pasir yang berada di belakang Hotel Novilla dikarenakan ada laporan warga setempat,” ujarnya.

Lanjutnya, untuk memastikan laporan warga setempat pihaknya langsung turun kelapangan.

“Menindak lanjuti laporan warga tersebut kami langsung ke lokasi yang dimaksud dengan mengunakan perahu untuk memastikan lokasi yang dimaksud. Ketika sampainya di lokasi, apa yang disampaikan warga ternyata kebenarannya tak terbantahkan sehingga kami ingatkan kepada para penambang agar segera men-stop aktifitas tersebut,” katanya.

Albani pun berjanji akan menindak lanjuti dan berkordinasi terkait dengan kegiatan tambang tersebut.

” Tentu saya selaku Lurah Kuday intinya tidak mengizinkan adanya kembali aktifitas tersebut, yang terpenting saya selaku Lurah sudah menghimbau agar aktifitas untuk stop. Siapapun yang berada di balik semua kegiatan tersebut saya tidak perduli dan selanjutnya saya akan melakukan kordinasi ke pihak-pihak terkait seperti APH dan Satpol PP untuk menindak lanjuti hasil turun kelapangan seperti apa yang disampaikan warga,” tukasnya.

Sementara, Kaling Kampung Pasir Sobirin menyampaikan bahwa wilayah tambang timah jenis rajuk yang beroperasi di Kolong Bening masuk ke wilayah Lingkungan Kampung Pasir.

“Aktivitas tambang di Kolong Bening wilayah Kampung Pasir sudah beberapa kali di razia oleh APH untuk itu kami berharap APH menghentikan menghentikan aktifitas tambang tersebut,” pinta Sobirin. (Bus)