Di Tengah Gencar-gencarnya Kejagung Sikat Pelaku Korupsi Timah Babel, Bos BC Mentok Justru Masih Unjuk Gigi

BABELTERKINI.COM, MUNTOK – Kendati saat ini pihak Kejagung sedang gencar gencarnya mengusut Kasus mega korupsi tata kelola timah Babel yang telah merugikan negara sebesar Rp271 triliun. Namun masih ada juga bos timah atau kolektor di Bangka Barat yang justru tak merasa takut atau kuatir terhadap penegakkan hukum yang dilakukan Kejagung.

Seperti halnya, bos timah Mentok inisial BC yang begitu berani nya melakukan aktivitas pemurnian pasir
timah atau yang biasa disebut lobi timah secara ilegal.

Hal itu diketahui setelah awak media  mendapati bahwa selain mengolah mineral ikutan BC juga diduga mengolah pasir timah. BC melakukan pemurnian pasir timah atau biasa di sebut lobi timah.

Hal ini dibenarkan oleh salah satu sumber inisial Y kepada wartawan melalui sambungan telepon. Y mengatakan jika BC bukan hanya melakukan pemurnian terhadap mineral ikutan atau biasa orang menyebutnya tailing akan tetapi dia (BC, red) juga melakukan pemurnian pasir timah.

“Bukan cuma tailing yang dilobi dia (BC, red). Pasir timah murni pun ada”, ungkap narsum Y, Kamis (16/5/24).

Keyakinan Y ini bukan tanpa dasar. Sebab Y mengakui jika dirinya pernah menyaksikan sendiri saat berada di tempat lobi BC yang terletak Air Nyatoh Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat.

“Salah satu pekerja di meja lobi mengakui sendiri jika yang dilobinya bukan tailing melainkan pasir timah.
Anak buah BC sendiri yang bilang kalau dirinya sedang melobi timah bukan tailing,” sebut narsum Y

Narsum Y juga menambahkan bahwa dirinya juga pernah menanyakan kepada BC sendiri di kediamannya jika tumpukan karung tersebut bukan tailing akan tetapi pasir timah.

“BC juga pernah ngomong sama ku sendiri kalau isi karung di rumahnya merupakan pasir timah saat ku bertandang ke rumahnya” tandasnya.

Dari penelusuran informasi, bos timah inisial BC ini merupakan pemain lama yang tak tersentuh oleh aparat penegak hukum setempat lantaran koordinasinya disebut sebut cukup kencang. Tak sedikit kawasan hutan di wilayah Bangka Barat habis digarap hingga perairan Tembelok, ramai yang menghubungkan dengan nama BC, namun hingga saat ini BC masih unjuk gigi di bisnis timah ilegal.

Tampaknya, publik pun menanti aksi Kejagung turun gunung ke Bangka Barat! .(red)