Difriandi Alias Kudev jadi Pemodal Terbit 38 Hektare SKT di Lahan IUP PT KKI?

“SKT itu terbit karena peran Deki (Sekdes, red) dan Kasi Pemerintahan. Lahan milik mereka juga ada, namun dalam proses penerbitan SKT menggunakan nama orang lain. Dari SKT yang telah terbit, sebagian di antaranya sudah meningkat statusnya menjadi sertifikat,” ungkap DN.

Tak hanya itu, DN juga mengungkapkan nilai transaksi jual beli lahan tersebut. Lahan yang masih berstatus SKT dijual dengan harga Rp25 juta hingga Rp30 juta, tergantung kondisi lahan. Sementara lahan yang telah bersertifikat SHM dipatok dengan harga lebih tinggi.

“Kalau SKT dijual Rp25 juta sampai Rp30 juta. Yang sudah sertifikat dijual Rp50 juta,” bebernya.

Ironisnya, penerbitan SKT tersebut dinilai janggal. Pasalnya, pihak PT KKI sebelumnya sempat menggelar sosialisasi resmi kepada masyarakat di kantor BPD terkait perpanjangan izin IUP. Namun di saat yang sama, SKT justru telah terbit di atas lahan tersebut.

Tutup
error: Content is protected !!