Iran Hantam Pipa Minyak, Arab Saudi Kehilangan 700 Ribu Barel/ Hari
BABELTERKINI.COM, JAKARTA – Pipa minyak strategis milik Arab Saudi yang mengarah ke Laut Merah diserang Iran. Serangan ini menyebabkan berkurangnya aliran minyak sekitar 700.000 barel per hari.
Serangan Iran menghantam stasiun pompa di jalur pipa East-West. Pipa ini mengalirkan minyak dari fasilitas pengolahan di dekat Teluk Persia ke terminal ekspor di Laut Merah, yakni Yanbu.
Dilansir dari CNBC, Sabtu (11/4/2026), Arab Saudi mengandalkan pipa ini yang memiliki kapasitas hingga 7 juta barel per hari sebagai jalur utama ekspor minyak, karena tidak bisa menggunakan Selat Hormuz karena ditutup Iran.
Serangan terhadap fasilitas produksi di Manifa dan Khurais juga memangkas produksi Arab Saudi sekitar 600.000 barel per hari. Selain itu, beberapa kilang minyak turut menjadi sasaran serangan.
Kerusakan pada infrastruktur energi Arab Saudi ini memperparah gangguan besar terhadap pasokan minyak global yang sebelumnya sudah terdampak oleh serangan Iran terhadap kapal tanker di Selat Hormuz.



