Lahan 199,8 Hektare PT Aroma Envisari Berpindah Tangan, Mantan Pejabat Tinggi Babel Diduga Terlibat Transaksi Rp7 Miliar

Menanggapi hal tersebut, pihak PT Aroma Envisari disebut beralasan tidak lagi memiliki kemampuan finansial untuk mengelola lahan, sehingga memilih menjualnya kepada PT AMA.

“Mereka menyampaikan bahwa perusahaan lain tidak bisa membeli lahan itu karena posisinya berada di tengah-tengah perkebunan sawit PT AMA,” beber sumber tersebut menirukan pernyataan perusahaan saat sosialisasi.

Hingga berita ini ditayangkan, PT Aroma Envisari dan PT AMA maupun pihak terkait dalam upaya konfirmasi. (red)

Tutup
error: Content is protected !!